Sabtu, 10 Maret 2012

LOCOMOTIVE DEPO CILACAP

Di depo lokomotive Cilacap terdapat 4 Loko seri D, dan 1 Loko D untuk suku cadang. semua gambar ini saya ambil di tahun 2011 sewaktu meneliti jalur rel pelabuhan.

berikut ini adalah keterangan tentang karakteristik Loko seri D300 dan D301 yang saya ambil dari http://indonesianheritagerailway.com

Lokomotif D300 adalah lokomotif diesel tipe hidrolik yang dibeli dari pabrik Krupp (Jerman) dan mulai didinaskan pada tahun 1968. Lokomotif ini didatangkan oleh PNKA (Perusahaan Negara Kereta Api) sebanyak 30 unit pada tahun 1968 untuk menggantikan peran lokomotif-lokomotif uap tipe kecil seperti lokomotif uap C11, C12, C13, C14, C15. Lokomotif D300 digunakan untuk dinas langsir menyusun gerbong barang atau kereta penumpang. Lokomotif D300 bertugas melangsir satu atau beberapa kereta penumpang / gerbong barang untuk keperluan proses bongkar/muat barang, pemeliharaan kereta penumpang / gerbong barang, dan kegiatan lainnya oleh teknisi apabila diperlukan.

Lokomotif D300 juga berperan untuk menambah atau mengurangi gerbong barang / kereta penumpang didalam rangkaian kereta. Kegiatan langsir biasanya dipandu oleh seorang juru langsir. Kegiatan Langsir oleh Lokomotif D300 dapat dilakukan di wilayah stasiun maupun di luar wilayah stasiun dengan ketentuan tidak mengganggu perjalanan kereta api, seperti kegiatan langsir untuk bongkar/muat bahan bakar minyak di dipo pertamina atau kegiatan langsir untuk bongkar/muat angkutan semen/pupuk di dalam wilayah pabrik.

Kecepatan maksimum lokomotif D300 untuk melakukan kegiatan langsir adalah 30 km/jam. Kecepatan tersebut dapat dikurangi sesuai keperluan. Pengurangan kecepatan tersebut berlaku apabila masinis tidak dapat melihat jalan rel yang akan dilalui dan masinis tidak dapat melihat juru langsir karena lokomotif D300 mendorong rangkaian kereta yang cukup panjang. Kecepatan maksimum lokomotif D300 untuk kegiatan langsir yang melewati peron stasiun adalah 5 km/jam dan didahului seorang pegawai yang memperlihatkan bendera merah. Apabila kegiatan langsir dilakukan setelah jam 18:00 dan sebelum jam 06:00, maka lampu lokomotif D300 harus dinyalakan sebagai tanda ada kegiatan langsir.

Untuk spesifikasi teknis mesin, motor diesel berdaya 340 HP (horse power), berat 34 ton, dan dapat mencapai kecepatan maksimum 50 km/jam serta menggunakan transmisi hidrolik Krupp 2W1L1-15. Lokomotif ini memiliki gandar tipe D artinya memiliki 4 roda penggerak yang dihubungkan menjadi satu poros. Lokomotif D300 ini hanya memiliki satu kabin masinis. Pada tahun 1992, dilakukan repowering pada lokomotif D300. Tujuan repowering adalah untuk mengembalikan kinerja lokomotif seperti kondisi awal/baru dan memperpanjang masa pakai lokomotif. Walaupun lokomotif D300 dan lokomotif D301 memiliki bentuk dan susunan roda yang sama namun secara teknis ada sedikit perbedaan. D301 memiliki berat 28 ton sedangkan D300 memiliki berat 34 ton.

Karena keterbatasan suku cadang dan usia yang semakin tua, dari 13 unit lokomotif D300, saat ini hanya tersisa 3 unit lokomotif D300 yang masih siap operasi. 1 unit D300 berada di dipo lokomotif Ambrawa dan 2 unit D300 berada di dipo lokomotif Cilacap. D300 23 berada dipo lokomotif Ambrawa sedangkan D300 14 dan D300 29 berada di dipo lokomotif Cilacap. Lokomotif D300 23 berasal dari dipo lokomotif Cepu yang dipindah ke dipo lokomotif Ambarawa pada 6 Oktober 2010.

1 komentar: